WEBSITEBOLA – Beberapa Pelatih Diberhentikan Setelah Memenangkan Piala Bagi Klubnya

Hai, sobat live casino Nusantara. Bertemu kami disini agen Jumpabet : Situs Judi Slot Online Terpercaya. Sesi kali ini kita akan mencoba membahas tentang Beberapa Pelatih Diberhentikan Setelah Memenangkan Piala Bagi Klubnya.

WEBSITEBOLA – Beberapa Pelatih Diberhentikan Setelah Memenangkan Piala Bagi Klubnya

JUVENTUS mengambil keputusan mengejutkan dengan memecat Maurizio Sarri dari jabatannya sebagai juru taktik pada Sabtu 8 Agustus 2020. Pemecatan itu terjadi selang tujuh hari setelah ia dan para pemain Juventus dianugerahi trofi Liga Italia 2019-2020.

Mendapatkan trofi adalah suatu prestasi yang luar biasa bagi pelatih. Akan tetapi, itu terkadang tidak menyelamatkan seorang pelatih dari pemecatan. Beberapa pelatih ada yang bernasib sama dengan Sarri, yakni dipecat meski memberikan trofi untuk timnya pada musim yang sama.

Baca Juga : Tebakbola Prediksi Harian Handicap Over-Under Sepakbola Dunia

Berikut lima pelatih yang dipecat setelah mendapatkan trofi, mengutip dari Sportskeeda:

Maurizio Sarri (Juventus)

Sarri adalah korban teranyar dari kekejaman di dunia sepakbola. Sarri baru menangani Juventus pada musim ini tetapi ia harus rela dilengserkan dari jabatannya setelah gagal mengantarkan Juventus lolos ke perempatfinal Liga Champions musim ini.

Bianconeri –julukan Juventus– gugur pada babak 16 besar meski menang 2-1 atas Olympique Lyonnais di leg II yang berlangsung di Allianz Stadium. Juventus secara agregat imbang 2-2 dengan Lyon tetapi kalah agresivitas gol tandang.

Sebelumnya, manajemen telah kecewa dengan kinerja Sarri yang tidak mampu membuat Juventus tampil konsisten pada musim ini. Kekecewaan itu terobati dengan trofi Liga Italia. Akan tetapi, kegagalan di Liga Champions tidak bisa ditolelir manajemen Juventus sehingga Sarri akhirnya dipecat.

Unai Emery (Paris Saint-Germain)

Unai Emery mengawali kiprahnya di Paris Saint-Germain (PSG) pada musim 2016-2017. Emery meraih tiga trofi pada musim perdananya setelah PSG menjuarai Piala Super Prancis, Piala Liga Prancis, dan Piala Prancis. Akan tetapi, Emery gagal membawa PSG menjuarai Liga Prancis.

Kegagalan di Liga Prancis dibayarkan Emery pada musim 2017-2018. Emery bahkan membawa PSG merajai Piala Super Prancis dan Piala Prancis. Meski begitu, PSG gagal total di Liga Champions. PSG gugur karena kalah 1-6 dari Barcelona padahal sebelumnya menang empat gol pada leg I. Kegagalan di Liga Champions membuat manajemen PSG memecat Emery pada akhir musim 2017-2018.

Antonio Conte (Chelsea)

WEBSITEBOLA – Beberapa Pelatih Diberhentikan Setelah Memenangkan Piala Bagi Klubnya

Antonio Conte memulai eranya di Chelsea pada musim 2016-2017. Juru taktik berpaspor Italia itu langsung mempersembahkan trofi Liga Inggris untuk Chelsea pada musim debutnya. Akan tetapi, mantra Conte kurang jitu pada musim berikutnya.

Conte gagal mempertahankan gelar juara Liga Inggris dan hanya finis di posisi kelima. Meski begitu, Conte mengantarkan Chelsea menjuarai Piala FA. Trofi Piala FA sayangnya tidak bisa menyelamatkan Conte dari pemecatan. Manajemen Chelsea menggantikan Conte dengan Sarri yang juga pergi setahun setelahnya.

Louis Van Gaal (Manchester United)

Louis van Gaal dianggap sebagai pelatih yang dapat membangkitkan Manchester United dari keterpurukan saat datang pada musim 2014-2015. Akan tetapi, harapan para penggemar tidak menjadi kenyataan.

Van Gaal kesulitan untuk membuat Man United kembali kompetitif. Van Gaal bahkan gagal meraih trofi pada musim debutnya sebagai juru taktik Man United. Van Gaal baru meraih trofi pada musim keduanya ketika Man United menjuarai Piala FA. Beberapa jam setelah dianugerahi trofi Piala FA, Van Gaal dipecat manajeman Man United.

Vicente Del Bosque (Real Madrid)

Vicente Del Bosque membawa Real Madrid pada era keemasan pada 1999-2003. Del Bosque dan Madrid meraih tujuh trofi bergengsi yang dua di antaranya didapatkan di Liga Champions (2000 dan 2002).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *